Minggu, 31 Juli 2011

Belajar matematika di IXL Math

IXL - Certificate of Achievement
Keterbatasan waktu bersama anak-anak merupakan tantangan yang cukup besar bagi kami dalam menjalankan homeschooling. Apalagi dalam masa-masa awal homeschooling kami, dimana anak-anak belum sepenuhnya mampu menjadi pembelajar mandiri. Untunglah pada zaman sekarang kemajuan teknologi sudah berkembang sedemikian pesat, terutama tehnologi internet yang bisa kami manfaatkan sebagai sarana untuk belajar.  Kebetulan anak kami yang pertama, Annisa Nabeela ( 10 th ) sudah kami perkenalkan dengan dunia internet. Idealnya memang kamilah yang harus selalu mendampingi proses belajar anak-anak .
Namun karena kondisi yang belum memungkinkan, mau tak mau ada saat dimana anak-anak harus belajar sendiri tanpa pendampingan orang tua. Salah satu cara yang kami lakukan adalah dengan mendaftarkan anak kami untuk belajar di IXL Math .Sebelumnya kami sudah tanyakan pada anak kami, Nabeela apakah tertarik dan mau mengikuti. Setelah mencoba-coba mengikuti  ternyata iapun tertarik dan bersedia .Kamipun memutuskan untuk mengikutkannya dalam les mathematika online di IXL Math yang diselenggarakan oleh rumahinspirasi.com.  Menurut kami program-program IXL Math cukup menarik. Ada ribuan soal yang bisa dikerjakan dari tingkat pra sekolah sampai SMP, soal-soalnyapun cukup beragam dan sudah diklasifikasi sedemikian rupa. Selain bisa belajar matematika, karena pengantarnya menggunakan bahasa Inggris,jadi secara tidak langsung anakpun  bertambah perbendaharaan kosa-kata bahasa Inggrisnya. Saat ini , anak kami baru menyelesaikan lebih dari 100 soal yang ia kerjakan pada saat aku bekerja. Bila menemui kesulitan, biasanya anakku akan bertanya padaku melalui SMS. Secara periodik orangtuapun akan menerima laporan perkembangan belajar anak , jadi kami pun bisa mengontrol apakah anak sudah belajar atau belum.

Senin, 25 Juli 2011

Menulis Lagi..

DSC00800
Hampir dua bulan aku tak posting di blog ini. Ada beberapa hal yang menyebabkan aku akhirnya nggak bisa konsisten menulis secara teratur. Disamping gairah menulis yang ahir-ahir ini sempat anjlog, kesibukan offline yang cukup banyak juga benar-benar menyita waktu.
Separuh hari aku habiskan untuk bekerja di kantor, sementara sepulang kerja dengan dibantu suami aku harus melayani kebutuhan anak – anakku ( yang jumlahnya empat anak ) . Belum lagi mengurus urusan rumah tangga yang lain. Terkadang ide menulis sudah ada, tapi badan dan mata ini nggak mau kompromi alias ngantuk berat..Posting ini sengaja kutulis untuk membangkitkan kembali gairah menulisku..